Apa sih bedanya website dengan blog? Pertanyaan yang sering kali terlintas di pikiranmu

Bagi para pemula yang ingin memulai ngeblog sering kali bertanya-tanya apa sih bedanya website dan blog?

Nah, sebelum memulai lebih baik dari sekarang kamu tahu apa bedanya blog dan website.

Di artikel ini akan saya tunjukkan perbedaan blog dengan website beserta contoh-contohnya yang nyata seperti apa saja.

Apa sih Blog itu?

Blog itu pada dasarnya sebuah website, yang mana kontennya berupa tulisan (kebanyakan), yang ditampilkan secara terbalik dari sisi urutan waktu penerbitannya. Konten sebuah blog sering kali disebut dengan postingan blog. Misalnya saat ini ada postingan baru tentang Model Hape Terbaik 2021, maka saat di halaman beranda blog kamu melihat tulisan itu ada di urutan paling atas. Sedangkan tulisan sebelumnya berada di urutan setelahnya.

Kebanyakan blog itu bersifat pribadi, ada juga yang ditulis oleh kelompok individu, yang gaya bahasanya lebih mengarah ke percakapan dan informal. Meskipun ada juga banyak perusahaan yang membuat halaman blog formal untuk menyampaikan informasi-informasi terkait perusahaan mereka dengan bahasa yang formal pula.

Salah satu ciri blog adalah adanya kolom komentar, yang rata-rata setiap blog diberi fitur kolom komentar di bawah tiap postingan.

Dari sini jelas yah, posisi blog dan website itu bagaimana. Jadi website itu lebih umum, banyak macamnya, salah satu macam website adalah blog. Oleh karena itu tidak semua website adalah blog, tapi kalau blog itu sudah pasti website.

Sejarah Blog

Sejarahnya, blog dimulai dari adanya diary online dan jurnal-jurnal online pada pertengahan tahun 90an. Sejak saat itu pemlik situs seperti ini rutin mengunggah tulisan dan update tentang kehidupan sehari-hari mereka, pemikiran, ide, opini dan komentar sosial mereka.

Lalu lambat laun di akhir-akhir tahun 90an terkenal istilah web log, lalu ada yang bilang weblog, we blog dan akhirnya situs seperti ini cukup dikenal dengan blog.

Hari demi hari terus berlalu, teknologi semakin berkembang, banyak tool dan software online yang dibuat untuk memudahkan bayak orang membuat jurnal online dan blog seperti ini, maka blog mulai menjamur karena makin mudah bagi banyak orang untuk ngeblog, bahkan bagi orang-orang yang secara teknis tidak tahu banyak tentang apa yang terjadi di balik mesin blog yang ada. Jadi para pengguna blog hanya cukup fokus menulis konten dan mengunggahnya saja tanpa perlu tahu seluk beluk sistem website dan blog yang mereka gunakan itu.

Pada tahun 1999 website penyedia tool pembuatan blog yang disebut Blogger.com muncul, dan akhirnya dibeli oleh Google pada tahun 2003.

Pada tahun yang sama yakni 2003, WordPress juga merilis versi pertama platform pembuatan blog yang saat ini sangat populer. Bahkan RumahDB ini pun menggunakan WordPress sehingga bisa kamu nikmati.

Saat ini WordPress adalah platform blogging yang paling populer. Hampir 30% dari seluruh website yang ada di internet ditenagai oleh WordPress.

Jadi apa bedanya Blog dengan Website?

Dari penjelasan di atas, kamu tahu bahwa blog adalah website. Tapi blog beda dengan website-website lainnya, blog dibuat untuk selalu menampilkan update postingan tulisan/konten secara reguler/teratur. Sedangkan website, misalnya website profil perusahaan, sering kali dibuat sekali saja lalu kontennya ya tetap itu-itu saja, biasanya hanya sebagai identitas online pemilik website itu, juga sebagai pusat informasi resmi dari pemilik website; alhasil kontennya tidak terus menerus diupdate, berbeda dengan blog.

Ya, memang sebuah website misalnya situs profil sebuah perusahaan, terkadang memiliki sebuah bagian yang mereka sebut blog, di bagian itulah mereka juga ngeblog, memposting konten-konten tertentu yang biasanya untuk mempromosikan usaha mereka dan mengedukasi para pelanggan mereka tentang penggunaan produk-produk yang mereka buat.

Gunakan WordPress untuk membuat blog maupun website

WordPress adalah platform keren untuk membuat blog dan website. Kamu bisa menggunakan berbagai macam plugin untuk menjadikan website WordPress mu sebagai sebuah website maupun blog professional. Kamu bisa mengatur apakah website yang kamu kelola menampilkan konten statis atau konten dinamis yang akan kamu update tiap saat.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *