12 tips cari uang dengan traveling dan membuat video (vlogging)

Kamu bisa cari uang dengan cara jalan-jalan dan traveling lho. Percaya nggak? Percaya dong.

Berterima kasihlah kepada platform YouTube yang bisa membuat kamu bisa mengerjakan apapun yang kamu suka plus mendapatkan penghasilan. Salah satau yang bisa kamu lakuin adalah traveling alias jalan-jalan.

Tapi, ada tapinya, kamu hanya bisa menikmati pekerjaan ini hanya ketikakamu sudah sukses, sudah banyak subscribernya, sehingga dalam sehari kamu bisa dapat uang yang lebih dari cukup untuk gapain aja.

Kalau kamu baru memulai, pasang tekat yang kuat dan terus semangat, komitmen kamu akan mengerjakannya sampai kamu mencapai goal. Jangan berhenti di jalan ya.

Kunci sukses vlogging adalah membuat video yang kamu benar-benar menyukainya, yang kamu sendiri ngga bosan-bosa nonton video yang kamu buat berulang-ulang. Coba kalau kamu sendiri ogah nonton dan bosan, gimana dengan orang lain?

1. Rencanakan apa saja yang mau kamu videokan

Jangan asal merekam semua momen jalan-jalanmu. Dari awal kamu harus punya planning, apa yang perlu kamu rekam dan tidak. Kalau kamu asal rekam aja, kamu bakal kesusahan kalau memory / storage kamera / hapemu cepat penuh. Kamu jadi harus repot memindahkannya ke komputer / laptop terlebih dahulu sebelum melanjutkan jalan-jalan. Malahan waktu ada momen yang perlu kamu videoin kamu kehabisan memori. Akhirnya panik menghapus asal video padahal ada video yang menarik dan bakal ngga sengaja kehapus. Nggak asyik kan?

2. Fokus pada aktivitas tertentu atau tempat yang menarik

Saat kamu merekam video, usahakan yang kamu rekam itu ada titik fokusnya. Yang paling baik, fokus pada aktivitas tertentu, pastikan dalam setiap klip videomu ada aktivitas dan subjek tepat menarik yang tidak membosankan orang yang menonton.

3. Rekam video pendek, jangan terlalu panjang

Tiap klip video yang kamu rekam jangan terlalu panjang. Usahain maksimal 30 detik untuk tiap klip. Percaya deh, nantinya kamu bakal berterima kasih kepada dirimu sendiri karena waktu ngedit video kamu gak bakal kerepotan dan gak bosen sendiri gara-gara klip-klip videomu pada panjang-panjang.

Kamu tahu kan kalau video di YouTube itu paling oke kurang dari 30 menit. Video yang panjang membuat orang yang nonton cepat bosan. Kalau mereka bosan, mereka pergi, akhirnya pendapatanmu berkurang.

4. Jangan takut menunjukkan dirimu

Mungkin awal-awal kamu merasa malu untuk tampil di videomu sendiri. Tapi jangan lupa, kamu adalah tulang punggung video-videomu. Kamu harus aktif menunjukkan dirimu dan bagaimana kamu melakukan apapun di videomu.

Salah satu cara yang mudah untuk membuatmu luwes di depan kamera, anggap saja kamu berbicara dengan teman dekatmu sendiri. Dengan begitu kamu akan lebih leluasa berbicara di depan kamera.

5. Tampilkan orang lain

Lebih menarik lagi jika kamu menampilkan orang lain, menanyakan pendapat orang lain tentang sesuatu. Siapapun itu tidak masalah, baik teman kamu sendiri atau siapapun yang kamu temui di tempat menarik yang kamu kunjungi.

6. Tunjukkan banyak hal dari sisi sudut pandangmu

Yang membuat vlog traveling berbeda dengan video traveling biasa adalah dalam vlogging kamu menunjukkan kepada audien segala apa yang kamu lihat dari sudut pandang matamu. Jadi seakan-akan penonton menjadi dirimu dalam setiap aktivitas traveling yang kamu tunjukkan di video itu.

7. Jangan lupa tampilkan klip-klip Establishing Shot

Klip establishing shot adalah klip pembuka yang kamu tampilkan sebelum klip-klip utama. Misalnya saat kamu berada di Tokyo, supaya orang laih faham kamu berada di mana, awal mulanya tampilkan klip pemandangan lepas terbuka kota, suasana keramaian umum, lalu setahap demi setahap tampilkan lokasi kamu berada dan mulailah menampilkan klip-klip detil perjalanannmu.

8. Videomu harus steady, tidak goyang-goyang

Ada banyak alat yang bisa kamu beli supaya kamu lebih steady dalam mengambil gambar.

Gunakan tripod, stabilizer atau kalau tidak ada mungkin kamu bisa cari tutorial menstabilkan video yang shaky (goyang-goyang) dengan menggunakan program After Effects.

Yang gampang adalah membeli kamera yang ada fitur stabilizernya. Jadi ngga perlu banyak pusing gaes.

9. Awas suara noise dan berisik karena angin

Mungkin kamu perlu peredam noise angin berbahan bulu atau busa untuk menutup microphone kameramu. Karena kalau tidak suara berisik angin yang masuk ke microphone membuat penonton sebel.

10. Pilih musik yang tepat untuk mengiringi videomu

Kamu harus tahu mana musik yang tepat untuk menemani penonton menikmati videomu. Sesuaikan dengan moodnya dong.

Salah satu cara untuk menguasai mana musik yang cocok untuk mood-mood tertentu, sering-sering tonton vlog-vlog traveling YouTuber lainnya sebagai perbandingan.

11. Jangan buru-buru publish, kembali lagi beberapa hari

Biasanya vlogger pemula gak sabaran ingin cepat-cepat videonya diupload. Nah ini yang bikin kamu nantinya nyesel kalau ternyata ada cacat yang harusnya kamu edit di videomu. Karena kalau sudah terlanjur diupload, kamu nggak bisa perbaru video YouTubemu. Kamu harus upload ulang dan hapus video yang sebelumnya.

Makanya, setelah kamu rasa kamu udah selesai, tinggalkan videomu beberapa hari. Datang lagi setelah dua atau tiga hari, simak lagi videomu, pasti nanti ada yang terlintas di pikiranmu untuk menambahkan atau mengurangi sesuatu di videomu. Baru kamu siap untuk upload.

12. Tonton dong video barumu

Kalau sudah kamu upload videomu, tonton dan nikmati dong. Kamu benar-benar bisa enjoy menikmati videomu sendiri? Kalau bisa, berarti orang lain juga bakal bisa menikmatinya. Tinggal kamu share ke teman-teman dekatmu.

Tentunya di awal-awal karir ini kamu bakal sedikit kecewa dengan hasil karyamu. Tapi jangan menyerah, karena itu adalah pelajaran berharga untuk menciptakan konten-konten yang lebih baik untuk selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *